<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cewek Lonte &#187; cerita sex dewasa</title>
	<atom:link href="http://ceweklonte.info/category/cerita-sex-dewasa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceweklonte.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Apr 2011 05:39:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>cerita panas cerita dewasa cerita ngentot cerita seks kumpulan cerita hot</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-cerita-dewasa-cerita-ngentot-cerita-seks-kumpulan-cerita-hot/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-cerita-dewasa-cerita-ngentot-cerita-seks-kumpulan-cerita-hot/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 20:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot panas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Cewek lonte mania the best for cewek lonte website share about foto cewek lonte telanjang and foto cewek lonte bugil for you. Bagi kamu penggemar cerita panas ataupun cerita dewasa panas dan cerita seks saya akan berbagi informasi beberapa website yang memberikan kumpulan cerita hot dan cerita ngentot buat kamu baca-baca dan liat-liat. Yuk kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ceweklonte.info/">Cewek lonte</a> mania the best for cewek lonte website share about foto cewek lonte telanjang and foto cewek lonte bugil for you. Bagi kamu penggemar <a href="http://ceritapanas.newscarinsurance.com/">cerita panas</a> ataupun <a href="http://ceritadewasa.newscarinsurance.com/">cerita dewasa panas</a> dan <a href="http://www.hasratseks.org/">cerita seks</a> saya akan berbagi informasi beberapa website yang memberikan <a href="http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-cerita-dewasa-cerita-ngentot-cerita-seks-kumpulan-cerita-hot/">kumpulan cerita hot</a> dan <a href="http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-cerita-dewasa-cerita-ngentot-cerita-seks-kumpulan-cerita-hot/">cerita ngentot</a> buat kamu baca-baca dan liat-liat. Yuk kita baca-baca dan juga bercokli ria karena cerita-cerita seks yang ada di situs <a href="http://www.ceritadewasaseks.org/">cerita dewasa seks</a> yang akan saya berikan kekamu benar-benar <a href="http://ceritapanas.newscarinsurance.com/">cerita sex</a> yang hot dan mantap punya. Semua serba terbaru dan paling anyar. Nah bagi yang pengen baca-baca cerita sex terbaru mungkin akan saya sarankan ke beberapa website ini bos.ketik aja website-website ini</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>www.hasratseks.org</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>www.ceritadewasaseks.org</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>www.ceritaodewasa.com</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Website-website diatas memberikan beberapa cerita-cerita seks terbaru dan paling update. Jadi kamu bakalan dikasih <a href="http://ceritaodewasa.com/">cerita dewasa</a> seks yang bikin kamu ngaceng abis bos. dan langsung aja cari sabun mandi untuk ngocok tu penis gara-gara baca cerita-cerita diatas. yuk bos hajar dan baca-baca aja disitus-situs itu <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . dijamin paling juosss dan muantep lo <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . ga bakalan rugi kok klo baca-baca soal pengalaman ngeseks dari orang-orang barangkali bisa kejadian ke kamu <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-cerita-dewasa-cerita-ngentot-cerita-seks-kumpulan-cerita-hot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Seks Pengalaman ngentot di malam pertama video bokep</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-pengalaman-ngentot-di-malam-pertama-video-bokep/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-pengalaman-ngentot-di-malam-pertama-video-bokep/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 20:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex malam pertama]]></category>
		<category><![CDATA[video bokep 3gp ngentot di malam pertama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sekali beredar video bokep malam pertama, tapi saya disini akan memberikan sedikit pengalaman ngentot tentang cerita seks di malam pertama. Oh iya bagi kamu yang pengen baca-baca cerita seks ataupun cerita dewasa kamu bisa ke www.hasratseks.org ataupun www.ceritadewasaseks.org. Disitu kamu bisa baca cerita seks pengalaman ngentot di malam pertama bos . jadi ga usah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak sekali beredar video bokep malam pertama, tapi saya disini akan memberikan sedikit pengalaman ngentot tentang cerita seks di malam pertama. Oh iya bagi kamu yang pengen baca-baca cerita seks ataupun cerita dewasa kamu bisa ke <strong>www.hasratseks.org</strong> ataupun <strong>www.ceritadewasaseks.org</strong>. Disitu kamu bisa baca <a href="http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-pengalaman-ngentot-di-malam-pertama-video-bokep/">cerita seks pengalaman ngentot di malam pertama</a> bos <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . jadi ga usah ragu dan bimbang kalau cuman pengen baca-baca <a href="http://www.hasratseks.org/" target="_blank">cerita seks</a> pengalaman ngentot. selamat membaca cerita seks dan <a href="http://www.ceritadewasaseks.org/" target="_blank">cerita dewasa</a> aja ya <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-pengalaman-ngentot-di-malam-pertama-video-bokep/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Panas Seru Terlengkap download disini</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-seru-terlengkap-download-disini/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-seru-terlengkap-download-disini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 05:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panas abg seks diluar nikah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panas tante girang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[Kamu suka cerita panas seru terlengkap ? kamu bisa kok download serta baca-baca cerita panas seru terlengkap di situs salah satu situs cerita panas seru rekomendasi dari saya. Http://ceritapanas.newscarinsurance.com adalah salah satu cerita panas seru terlengkap yang ada di indonesia. Jadi kamu disana bakalan dipuasin sama yang namanya cerita seru yang super panas dan lengkap. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kamu suka cerita panas seru terlengkap ? kamu bisa kok download serta baca-baca <a href="http://ceritapanas.newscarinsurance.com/">cerita panas</a> seru terlengkap di situs salah satu situs cerita panas seru rekomendasi dari saya. <em><strong>Http://ceritapanas.newscarinsurance.com</strong></em> adalah salah satu cerita panas seru terlengkap yang ada di indonesia. Jadi kamu disana bakalan dipuasin sama yang namanya cerita seru yang super panas dan lengkap. Oke deh brother selamat menikmati dan membaca-baca cerita panas saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-panas-seru-terlengkap-download-disini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Seks Janda Ngentot didalam becak sambil emut kontol</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-janda-ngentot-didalam-becak-sambil-emut-kontol/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-janda-ngentot-didalam-becak-sambil-emut-kontol/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 02:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita janda ngeseks sama tukang becak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex janda]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex tante mesum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Cerita seks yang berikut ini adalah kutipan yang saya ambil dari berbagai situs cerita sex dan juga cerita dewasa ternama. Jadi jangan kaget yah kalau cerita dewasa yang berikut ini dah pernah kamu baca dalam situs macam www.hasratseks.org ataupun cerita dewasa seks. Oke deh langsung aja baca bagaimana cerita seks janda ngentot sambil emut kontol. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Cerita seks</strong> yang berikut ini adalah kutipan yang saya ambil dari berbagai situs <a href="http://www.hasratseks.org/">cerita sex</a> dan juga <a href="http://ceritaodewasa.com">cerita dewasa </a>ternama. Jadi jangan kaget yah kalau cerita dewasa yang berikut ini dah pernah kamu baca dalam situs macam www.hasratseks.org ataupun <a href="http://www.ceritadewasaseks.org/">cerita dewasa seks</a>. Oke deh langsung aja baca bagaimana <a href="http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-janda-ngentot-didalam-becak-sambil-emut-kontol/">cerita seks janda ngentot sambil emut kontol</a>.</p>
<p><span id="more-459"></span></p>
<blockquote><p>Lazimnya acara pernikahan pasti banyak orang yg turut membantu keluarga sahabatku itu, dari mulai tetangga sampai teman2 bermain sahabatku itu. Dari sekian banyak orang yg membantu itu ada salah seorang wanita yg menarik perhatianku. Wanita ini memakai gaun pesta yg sangat anggun dan seksi, dia memakai gaun terusan warna ungu dengan belahan rok memanjang hingga sampai ke pertengahan pahanya. Bila dia berjalan pasti kulit mulus pahanya sekilas mengintip, membangkitkan gairah siapapun yg melihatnya, terutama aku sendiri. Wajahnya biasa saja tapi karena kulitnya putih mulus membuat gairahku bangkit, aku berkhayal seandainya aku bisa menyentuh kulit mulusnya itu aku pasti akan melakukan apapun yg diminta.</p>
<p>Aku berusaha mencari tahu siapa gerangan wanita itu. Rupanya dia adalah adik mamanya, umurnya kutaksir sekitar 30 thn-an dan dia telah mempunyai putra 2 orang. Suaminya tidak bisa hadir karena sedang mengurus bisnisnya di luar kota. Aku sering meliriknya terutama saat dia berjalan, putih pahanya menyilaukan mataku dan membangkitkan gairahku. Rupanya diam2 dia mengetahui kalau aku sering mencuri2 pandang terhadapnya. Suatu saat aku terpergok dirinya saat aku sedang melirik ke belahan dadanya yg sedikit telihat dari luar gaunnya, sontan aku sangat malu dan takut seandainya dia marah lalu mengadukan perbuatanku itu pada keluarga sahabatku itu, duuh malunya aku seandainya dia lakukan itu. Tetapi rupanya dia tidak marah, malah justru tersenyum saat dia mengetahui aku sedang mencuri pandang ke arah bagian tubuhnya. Bukan main senangnya hatiku saat mengetahui dia tidak marah karena kenakalan mataku, mudah2an ini pertanda baik bagiku, batinku berkata. Aku mencari cara agar aku bisa berdekatan lalu berkenalan dengannya, tapi karena keadaan yg serba sibuk saat itu membuatku tidak mempunyai kesempatan untuk mendekatinya.</p>
<p>Akhirnya kesempatan itu tiba saat aku diminta tolong oleh mamanya sahabatku untuk mengambilkan pesanan kue di toko langganan mamanya, dan yg membuat hatiku bersorak adalah kala mamanya menyuruh adiknya untuk mengantarku ke toko kue itu. Dengan menggunakan mobilnya kami berangkat hanya berdua, wah kesempatan emas nih, sorak batinku dalam hati.<br />
Dalam mobil aku ingin memulai pembicaraan dan berkenalan dengannya tapi entah mengapa bibirku terasa kelu, aku jadi serba salah karena selama di mobil pahanya yg putih bersih tersingkap sebagian karena bentuk belahan gaun dan posisi duduknya yg seakan2 sengaja membiarkan pahanya terbuka. Sesekali aku melirik ke arah pahanya dan tanpa terasa adikku perlahan mulai bangkit, ini membuatku jadi salah tingkah. Dia rupanya diam2 juga memperhatikan tingkah lakuku dan semakin menggoda diriku dengan gerakan kakinya yg membuat belahan gaunnya semakin lebar terbuka, membuat pahanya semakin kian terlihat olehku.</p>
<p>“Hayo, tadi liatin apa waktu di rumah?” ucapnya memecahkan keheningan. Aku yg mendapat pertanyaan itu sontan memerah, aku tersipu tapi pura2 tidak mengerti apa maksud pertanyaanya itu.<br />
“Kamu nggak usah bohong deh ama mbak, mbak tau kok tadi kamu ngelirik ke arah mbak terus, emang ada yg aneh ya..?” pancingnya kepadaku.<br />
“Emm, nggak kok mbak, eh gimana ya mbak, aduh aku jadi nggak enak kalau mau terus terang ama mbak, takut mbak marah nanti” jawabku kikuk karena aku takut dia marah bila dia tau aku bernafsu oleh tubuhnya yg indah itu.<br />
Dengan tertawa kecil dia mendesakku untuk mengatakannya, akhirnya dengan sedikit malu2 aku berterus terang bahwa aku suka melihat pahanya yg putih mulus itu. Selesai berkata begitu aku menjadi tambah gugup karena aku takut dia akan marah mendengar penjelasanku tadi. Tetapi dia hanya tertawa lalu tanpa kuduga sama sekali dia lalu berkata,<br />
“Emang kamu belum pernah megang paha cewek, kalau kamu mau megang pahaku pegang aja tapinggak boleh ngelantur megangnya ya..” katanya sambil tersenyum padaku.<br />
“Bener nih mbak, mbak nggak marah..” jawabku memastikan ucapannya.</p>
<p>Dia tidak menjawab tapi tangannya langsung bergerak meraih tanganku lalu meletakkannyadi pahanya. Aku yg mendapat perlakuan seperti itu sontan menjadi lebih berani, kubelai pahanya dan kurasakan kulit mulusnya yg hangat menyentuh telapak tanganku. Kubelai2 pahanya dan sesekali kuremas gemas, lalu perlahan tanganku menelusup ke balik gaunnya merayap naik ke arah selangkangannya. Saat ujung jariku menyentuh kain penutup bagian paling sensitifnya, kudengar lenguhan tertahannya. Aku semakin bersemangat, perlahan kutelusupkan jariku ke pinggiran kain berendanya lalu mulai mulai memasuki celana dalamnya. Aku dapat merasakan bulu2 halus di sekitar vaginanya, tonjolan yg ada di dalam celana dalamnya kurasakan semakin keras mengacung. Aku menjadi semakin lupa diri, tapi saat jariku mulai menyentuh bibir vaginanya yg telah membasah, dia menahan tanganku lalu memberi isyarat keluar. Rupanya kami telah tiba di tujuan. Setelah merapikan gaunnya yg sedikit berantakan karena kenakalan tanganku tadi, kami beranjak keluar dari mobil lalu menuju ke toko kue langganan mama temanku dan mengambil kue pesanannya.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang kembali ke rumah temanku aku ingin mengulang kembali usahaku tadi yg sempat terhenti, tetapi dengan halus dia menolakku dan mengatakan nanti saja lain hari dia akan mengajakku ke rumahnya guna menuntaskan hasrat kami yg sempat tertunda hari ini. Aku sangat senang mendengar ucapannya, lalu kucium pipinya dengan penuh gairah. Dia hanya tertawa kecil mendapat perlakuanku itu. Selama perjalanan kami hanya berbicara seadanya tapi tanganku sesekali mengelus paha mulusnya dan tangannya sempat beberapa kali meremas kejantananku seakan tak sabar ingin menikmatinya.<br />
Namanya Santi, dia mengaku sering merasa kesepian karena suaminya jarang berada di rumah, suaminya adalah seorang pebisnis sukses yg mempunyai beberapa anak perusahaan sehingga dia lebih sering berada di luar rumah mengurus bisnisnya ketimbang istrinya yg seksi ini. Lalu kita saling bertukar nomer telepon dan dia berjanji akan menghubungiku nanti bila saatnya tepat.<br />
Setelah kejadian itu aku selalu teringat akan dirinya dan berharap dia akan mengajakku main ke rumahnya lalu bercinta dengannya, aku tidak berani menghubunginya karena aku takut bila ada suaminya di rumahnya aku takut rencanaku bisa berantakan bila ketauan dengannya. Akhirnya Sinta menghubungiku, saat itu aku baru mandi pagi dan sedang bersiap akan keluar mencari pekerjaan karena saat itu aku masih pengangguran. Dia mengundangku untuk ke rumahnya, dia bilang anak2nya sedang sekolah dan pembantunya sedang pulang ke kampungnya kemarin menengok anaknya yg sakit. Saat ini dia sedang sendirian di rumah dan mengajakku memanfaatkan waktu yg ada bersama. Bukan main senangnya hatiku, dengan bergegas aku berpamitan pada orang tuaku, kukatakan aku akan pergi melamar kerja seperti biasanya.</p>
<p>Singkat cerita sampailah aku di alamat rumah yg diberikannya, dia tinggal di sebuah komplek perumahan elit. Kulirik sesaat jam tanganku, jam 9 kurang, berarti ada waktu beberapa jam sebelum putra2nya pulang dari sekolah, pikirku. Kupencet bel rumahnya, lalu tak lama kemudian dari rumah itu terdengar sebuah suara yg kukenal tapi sosoknya tidak keluar rumah, yg menyuruhku untuk langsung masuk dan mengunci kembali pagar depan rumahnya. Setelah mengunci pagar aku langsung bergegas masuk ke rumahnya. Saat aku telah berdiri di hadapannya barulah kusadari ternyata dia hanya memakai gaun tidur yang sangat merangsang. Warnanya hitam dan ukurannya sangat pendek hingga sebagian pahanya dapat terlihat jelas olehku, dan yg paling membuatku bernafsu adalah ternyata dia tidak mengenakan apa2 lagi di balik gaunnya itu. Itulah sebabnya dia tadi tidak membukakan pagar rumahnya dan hanya berteriak menyuruhku masuk, rupanya dia telah merencanakan semua ini, batinku berkata.</p>
<p>Lalu tanpa dikomando kami bergerak saling rangkul dan bibirnya adalah sasaran pertamaku. Kami berciuman dengan sangat panas, lidah kami saling berbelit di dalam rongga mulut kami. Tangannya erat merangkul pinggangku, tangan kananku mengelus punggungnya dan tangan kiriku meremas bokongnya gemas. Sekitar lima menit-an kami bercumbu dengan posisi itu sampai dia melepaskan pagutannya pada bibirku lalu menyeretku menuju kamarnya yg terletak di tengah. Setelah menutup dan mengunci pintu kamar dengan nafas memburu dia lalu mulai mempreteli bajuku satu persatu sampai tak tersisa, akupun tak mau kalah kulepaskan gaun tidurnya sampai kami sama2 polos tanpa sehelai benangpun menempel di tubuh kami.<br />
“Wow gede banget kontolmu Lingga, mbak pengen banget ngerasain kontolmu ini..” katanya sambil meraih kontolku dan dengan cepat dikulumnya. Aku hanya mendesah lirih saat bibir dan lidahnya bermain di kejantananku, kadang aku meringis nikmat saat lidahnya dengan lincah menggelitik ujung kontolku, membuat kejantananku semakin keras menegang.</p>
<p>Kepalanya bergerak liar maju mundur kadang berputar di kejantananku, menimbulkan sensasi nikmat yg sukar kuungkapkan dengan kata2. Sekitar 15 menit dia mengulum kontolku, lalu dia berdiri dan mengulum bibirku, kemudian dia beranjak ke ranjang, duduk di tepian ranjang sambil membuka kakinya lebar2. Aku mengerti keinginannya lalu aku berjongkok di depannya, kupandangi sejenak vaginanya sambil jariku meraba klitorisnya yg kulihat telah berdiri mengacung.</p>
<p>“Ayo sayang, jangan diliatin aja dong..cepet jilatin punya mbak, aku udah nggak tahan nih..” rintihnya memohon padaku untuk memulai aksiku sambil tangannya meraih kepalaku lalu didekatkan ke arah vaginanya. Dengan gerakan cepat dan tiba2 aku langsung menerkam klitorisnya dengan kedua bibirku lalu menguncinya erat. Lenguhannya keras terdengar saat aku lakukan itu.<br />
“Aah sayang..kamu nakal ya, kamu ja..eugh” ucapannya terputus saat lidahku dengan gerakan cepat menyapu klitorisnya, kadang kutekan kepalaku ke arah vaginanya dan kutempelkan lidahku pada vaginanya rapat, lalu dengan gerakan cepat kugerakkan kepalaku berputar dengan posisi lidahku masih erat menempel di klitorisnya. Lenguhan dan erangannya semakin keras tersengar memenuhi seluruh ruang, nafasku dan nafasnya sudah sama2 memburu. Vaginanya semakin basah, cairan dari dalam vaginanya bercampur dengan air ludahku membuat vaginanya berkilat tertimpa cahaya lampu.</p>
<p>“Udah sayang..masukkan kontolmu, aku udah nggak tahan, aku mau..ughh..” rintihnya sambil tangannya menarik tubuhku naik, berharap aku segera memasuki tubuhnya. Tapi aku sengaja bertahan, aku ingin dia merasakan orgasme pertamanya dari permainan lidah dan bibirku. Kugencarkan seranganku pada vaginanya sampai kurasakan tiba2 tubuhnya menegang kaku, kedua pahanya erat menjepit kepalaku dan tangannya kuat meremas sprei. Diiringi jerit nikmat tubuhnya lalu menyentak liar tak terkendali, pinggulnya terangkat sejenak lalu tubuhnya lunglai, kedua kakinya lemah terbujur ke lantai. Matanya rapat terpejam dan bibirnya setengah terbuka menggumamkan erangan lirih. Aah rupanya dia telah mendapat orgasme pertamanya, pikirku senang.<br />
Aku bergerak berdiri lalu kuangkat seluruh tubuhnya yg telah lunglai ke atas pembaringan, kemudian aku berbaring disisinya. Kupandangi wajahnya yg penuh keringat, kuseka keringat yg menetes di wajahnya lalu kukecup dahinya lembut. Mendapat perlakuanku itu matanya terbuka lalu bibirnya tersenyum, sambil mencubitku gemas dia memelukku erat.</p>
<p>“Kamu nakal ya, kamu bikin mbak keluar bukan pake kontolmu gede itu tapi malah pake bibirmu yg memble itu..” cibirnya seraya mencubit gemas pipiku.</p>
<p>“Tapi rasanya sama enak kan mbak” sahutku sambil meremas lembut dadanya.<br />
Dia mencubit pipiku lagi lalu berkata, “Ternyata kamu pinter juga ya, hayoo ketauan kamu sering begituan ama cewek yaa..” selidiknya sambil memasang muka masam.</p>
<p>“Aah nggak kok mbak, aku cuma sering nonton film BF, jadi aku tau gimana cara muasin cewek” balasku menangkis tudingannya.<br />
“Udah nggak apa2 kok, mbak malah senang kamu udah pinter, kan mbak nggak perlu ngajarin kamu lagi kan, naah sekarang mbak mau ngerasain kontolmu itu sayang..” sahutnya sambil tangannya meremas kontolku yg masih tegang dengan gemas.</p>
<p>Mendengar ucapannya itu aku langsung mencium dadanya, kuciumi kedua payudaranya dengan lembut tapi puting susunya sengaja aku tidak lumat, hanya aku sentuh dan gesek dengan bibirku sambil sesekali kugesekkan ujung hidungku pada puting susunya yg mulai mengeras. Dia hanya merintih geli saat kulakukan itu, lalu dengan gerakan cepat dan tiba2 aku menerkam puting susunya yg sebelah kiri dengan bibirku. Kugigit lembut putingnya dengan bibirku lalu kubuat gerakan memelintir puting susunya, tubuhnya tersentak sedikit saat kulakukan itu. Tangannya meremas rambutku lembut, mulutnya menggumamkan kata2 tidak jelas pertanda birahinya mulai beranjak naik lagi. Tanganku bergerak meremas dadanya yg sebelah kanan, lalu kupelintir puting susunya dengan dua jariku, perlahan kurasakan kedua puting susunya makin mengeras. Tangannya makin kuat meremas kontolku dan kurasakan sedikit sakit saat jarinya meremas kontolku dengan agak kuat, kugeser pantatku sedikit agar remasannya pada kontolku bisa sedikit berkurang.</p>
<p>Puas bermain di dadanya, kugeser tanganku perlahan menuruni tubuhnya, kuraba perutnya yg masih rata tanpa lemak walau sudah pernah melahirkan lalu semakin turun ke bawah ke arah vaginanya. Kakinya semakin dilebarkan saat jemariku sampai di daerah paling sensitif di tubuhnya. Jari telunjukku kuletakkan tepat di atas klitorisnya dan jari tengahku menyentuh permukaan bibir vaginanya yg telah mulai membasah lagi. Kugerakkan kedua jariku berirama dan kuhisap kuat2 puting susunya, perlakuanku itu membuatnya makin tidak mampu menahan diri. Tiba2 dia mendorong tubuhku lalu dengan cepat dia menaiki tubuhku.<br />
“Kamu nakal..awas ya sekarang giliran kamu kubikin lemes..” ucapnya sambil memegang kontolku lalu diarahkannya ke arah vaginanya yg telah merekah basah. Setelah dirasa pas lalu dia menekan pinggulnya perlahan, erangan nikmat keluar dari mulut kami bersamaan saat kulit kelamin kami mulai bersentuhan, nikmat sekali. Karena vaginanya telah sangat basah maka dengan mudah seluruh kontolku dapat masuk ke dalam vaginanya, lalu pinggulnya mulai bergerak naik turun dengan cepat. Kuimbangi gerakan naik turunnya dengan arah berlawanan, jadi penetrasi yg terjadi semakin dalam dirasakannya. Kontolku terasa dijepit oleh vaginanya, aku tidak menyangka walaupun dia pernah melahirkan sampai 2 kali ternyata vaginanya masih sangat nikmat, mampu menjepit dan memberikan gesekan nikmat pada kontolku.</p>
<p>Suara berkecipak akibat kelamin kami yg beradu ditambah suara rintihan dan erangan nikmat dari mulut kami membuat suasana kamar menjadi semakin erotis. Kuremas kedua payudaranya yg bergelantungan di atas tubuhku, kupilin puting susunya kadang kutarik lembut hingga membuatnya makin tak mampu menahan diri. Beberapa menit kami melakukan ini, aku berusaha bertahan untuk tidak keluar terlebih dulu, karena aku ingin memberinya kepuasan ganda hari itu. Akhirnya puncak kenikmatan itu mulai dirasakannya, rintihan nikmatnya makin kuat terdengar.</p>
<p>“Uugh sayang, aku mau keluar lagi..eempf..” rintihnya, tangannya kuat mencengkeram dadaku dan kurasakan kukunya mencakar kulit dadaku. Dibarengi teriakan nikmatnya lalu tubuhnya menegang kaku sesaat, kedua matanya rapat terpejam dan mulutnya terbuka menggumamkan jerit kenikmatan. Mendengar rintihan nikmatnya membuatku tak mampu lagi menahan diri, aku juga mulai merasakan adanya aliran yg semakin kuat membuncah di kontolku seakan ingin meledak.</p>
<p>“Aah mbak..Santii..aku juga..aahh..” ucapku tersendat saat air maniku tak mampu lagi kubendung menyemprot kuat di dalam vaginanya. Mendapat semprotan air maniku yg kuat di dalam vaginanya membuat dirinya orgasme untuk ketigakalinya. Saat orgasmenya yg ketiga dia melumat bibirku dengan buas, teriakan nikmatnya tertahan di dalam mulutku bercampur dengan erangan nikmatku. Kami saling berpelukan erat menikmati sisa orgasme yg kami rasakan, kontolku masih tertancap kuat di dalam vaginanya. Bibirku dan bibirnya saling melumat, dengan mata terpejam kami menikmati sensasi nikmat ini.</p>
<p>Setelah rasa nikmat itu mulai mereda, tubuhnya bergulir lunglai ke sisiku. Kami memandangi langit2 kamar dengan sejuta rasa puas. Kulirik jam dinding yg tergantung di kamarnya, sudah jam 11 lewat, berarti tadi aku telah bercinta dengannya hampir tiga jam!<br />
Benar2 pertarungan yg melelahkan, tapi aku sangat puas karena telah mampu memuaskannya berkali2. Dengan beringsut aku menghadap ke arah payudaranya, kukulum sejenak puting susunya sambil kulirik vaginanya yg basah, basah oleh campuran air maniku dan cairan vaginanya. Dia merintih manja sambil tangannya mengusap lembut rambutku, bibirnya menyunggingkan senyum kepuasan. Lalu kukatakan padanya bahwa aku harus segera keluar dari rumahnya karena aku tidak mau anak2nya memergoki perbuatan yg barusan kami lakukan.<br />
Dia melumat bibirku sesaat, lalu dia mengatakan sangat puas dengan permainanku dan ingin mengulanginya lagi lain hari. Tentu saja aku tidak akan menolak permintaan nikmat itu. Setelah pertemuan itu kami masih sempat beberapa kali melakukan lagi melakukannya, kadang di rumahnya dan lebih sering di hotel, dan untungnya sejauh ini keluarganya tidak mengetahui perbuatan kami tersebut. Kini kami sudah tidak pernah lagi bertemu karena dia telah pindah ke kota lain mengikuti suaminya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/cerita-seks-janda-ngentot-didalam-becak-sambil-emut-kontol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sex mama genit penuh nafsu</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/sex-mama-genit-penuh-nafsu/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/sex-mama-genit-penuh-nafsu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:27:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[memek nikmat mama]]></category>
		<category><![CDATA[ml dengan mama kandungku]]></category>
		<category><![CDATA[sex dengan mamaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Kepada para pembaca cerita dewasa aku akan berbagi cerita pada anda, Setelah aku membaca judul cerita sex mama genit penuh nafsu ini mengingatkan diriku pada 19 tahun yang lalu saat pertama kalinya aku merasakan nikmatnya seks. Saat itu usiaku 11 tahun dan masih duduk di kelas 6 SD. Dan orang-orang pertama yang menjadi pemuas nafsuku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada para pembaca cerita dewasa aku akan berbagi cerita pada anda, Setelah aku membaca judul cerita <span style="text-decoration: underline;"><em><strong>sex mama genit penuh nafsu</strong></em></span> ini mengingatkan diriku pada 19 tahun yang lalu saat pertama kalinya aku merasakan nikmatnya seks. Saat itu usiaku 11 tahun dan masih duduk di kelas 6 SD. Dan orang-orang pertama yang menjadi pemuas nafsuku adalah Mama dan adikku sendiri. Jika pembaca senang, silahkan simak cerita lengkapnya tentang<a title="sex mama genit penuh nafsu" href="http://ceweklonte.info/cewek-ngentot-ml/sex-mama-genit-penuh-nafsu/"> sex mama genit penuh nafsu</a> dibawah ini.</p>
<p>Sudah sejak berumur 7 atau 8 tahun aku mempunyai keingintahuan dan hasrat yang kuat akan seks. Secara sembunyi-sembunyi aku sering membaca majalah dewasa milik orang tuaku. Biasanya hal itu kulakukan saat sebelum berangkat sekolah dan orang tuaku tidak di rumah. Saat membaca majalah tersebut aku juga beronani untuk memuaskan hasratku.</p>
<p>Pada saat usiaku 10 tahun, hasratku akan pemuasan seks semakin besar, maklum saat itu adalah masa puber. Frekuensiku melakukan onani juga semakin sering, dalam sehari bisa sampai 4 kali. Dan setiap hari minimal 1 kali pasti aku lakukan.</p>
<p>Pada suatu sore ketika aku duduk di kelas 6 SD, saat itu tidak ada seorang pun di rumah. Papa sedang bertugas keluar kota, sedangkan Mama dan adikku sedang mengikuti suatu kegiatan sejak pagi. Aku gunakan kesempatan tersebut untuk menonton blue film milik orang tuaku. Sejak pagi sudah 3 film aku putar dan sudah 4 kali aku melakukan onani. Namun hasratku masih juga begitu besar.</p>
<p>Ada adegan yang sangat aku sukai dan aku sering berkhayal bahwa aku menjadi pemeran pria dalam film itu. Adegan itu adalah saat seorang pria sedang berbaring sementara wanita pertama duduk di atas penis sang pria sambil menggoyangkan pinggulnya dan wanita kedua duduk tepat di atas mukanya sementara sang pria dengan lahapnya menjilati vagina wanita kedua tersebut.</p>
<p>Aku segera menurunkan celanaku bersiap melakukan onani sambil menyaksikan adegan favoritku. Di tengah-tengah kegiatanku dan film sedang hot-hotnya, tiba-tiba terdengar suara pintu pagar dibuka. Saat itu menunjukkan pukul 20.00, ternyata Mama dan adikku sudah pulang. Segera aku kenakan celanaku kembali dan mengeluarkan video dari playernya kemudian meletakkannya kembali di tempatnya. Lalu baru aku membukakan pintu untuk mereka.</p>
<p>“Eh Wan, tolong bantu masukkan barang-barang dong”, Mama memintaku membantunya membawa barang-barang.<br />
“Iya Ma. Shin, di sana ngapain aja? Koq sepertinya capek banget sih?”, aku menyapa adikku Shinta.<br />
“Wah, banyak. Pagi setelah aerobik terus jalan lintas alam. Sampai di atas udah siang. Terus sorenya baru turun. Pokoknya capek deh.”, Shinta menjelaskannya dengan bersemangat.</p>
<p>Setelah itu mereka mandi dan makan malam. Sementara aku duduk di ruang keluarga sambil menonton acara TV. Setelah mereka selesai makan malam, adikku langsung menuju ke kamarnya di atas. Mama ikut bergabung denganku menonton TV.</p>
<p>“Wan, ada acara bagus apa aja?”, Mama bertanya padaku.<br />
“Cuma ini yang mendingan, yang lainnya jelek”, aku memberi tahu bahwa hanya acara yang sedang kutonton yang cukup bagus.</p>
<p>Saat itu acaranya adalah film action. Setelah itu ada pembicaraan kecil antara aku dan Mama. Karena lelah, Mama menonton sambil tiduran di atas karpet. Tidak lama sesudah itu Mama rupanya terlelap. Aku tetap menonton. Pada suatu saat, dalam film tersebut ada jalan cerita dimana teman wanita sang jagoan tertangkap dan diperkosa oleh boss penjahat. Spontan saja penisku mengembang. Aku tetap meneruskan menonton.</p>
<p>Ketika film sedang seru-serunya, tanpa sengaja aku menatap Mama yang sedang tertidur dengan posisi telentang dan kaki yang terbentang. Baju tidurnya (daster) tersingkap, sehingga sedikit celana dalamnya terlihat. Tubuhku langsung bergetar karena nafsuku yang tiba-tiba meledak. Tidak pernah terpikir olehku melakukan persetubuhan dengan Mamaku sendiri. Tapi pemandangan ini sungguh menggiurkan. Pada usia 29 tahun, Mama masih terlihat sangat menarik. Dengan kulit kuning, tinggi badan 161 cm, berat badan 60 kg, buah dada 36B ditambah bentuk pinggulnya yang aduhai, ternyata selama ini aku tidak menyadari bahwa sebenarnya Mama sangat menggairahkan.</p>
<p>Selama ini aku benar-benar tidak pernah punya pikiran aneh terhadap Mama. Sekarang sepertinya baru aku tersadar. Nafsu mendorongku untuk menjamah Mama, namun sejenak aku ragu. Bagaimana kalau sampai Mama terbangun. Namun dorongan nafsu memaksaku. Akhirnya aku memberanikan diri setelah sebelumnya aku mengecilkan volume TV agar tidak membangunkan Mama. Aku bergerak mendekati Mama dan mengambil posisi dari arah kaki kanannya. Untuk memastikan agar Mama tidak sampai terbangun, kugerak-gerakkan tangan Mama dan ternyata memang tidak ada reaksi.</p>
<p>Rupanya karena lelah seharian, ia jadi tertidur dengan sangat lelap. Dasternya yang tersingkap, kucoba singkap lebih tinggi lagi sampai perut dan tidak ada kesulitan. Tapi itu belum cukup, aku singkap dasternya lebih tinggi lagi dengan terlebih dahulu aku pindahkan posisi kedua tangannya ke atas. Sekarang kedua buah dadanya dapat terlihat dengan jelas, karena ternyata Mama tidak mengenakan bra. Langsung aku sentuh buah dada kanannya dengan telapak tangan terbuka dan dengan perlahan aku remas. Setelah puas meremasnya, aku hisap bagian putingnya lalu seluruh bagian buah dadanya.</p>
<p>Tiba-tiba Mama mendesah. Aku kaget dan merasa takut kalau-kalau sampai Mama terbangun. Tetapi setelah kutunggu beberapa saat tidak ada reaksi lain darinya. Untuk memastikannya lagi aku meremas buah dada Mama lebih keras dan tetap tidak ada reaksi. Walau masih penasaran dengan bagian dadanya, namun aku takut jika tidak punya cukup waktu. Sekarang sasaran aku arahkan ke vaginanya. Mama mengenakan CD tipis berwarna kuning sehingga masih terlihat bulu kemaluannya.</p>
<p>Aku raba dan aku ciumi vagina Mama, tapi aku tidak puas karena masih terhalang CD-nya. Jadi kuputuskan untuk menurunkan CD-nya sampai seluruh vaginanya terlihat. Namun hal itu tidak dapat kulakukan karena posisi kakinya yang terbentang menyulitkanku untuk menurunkannya. Jadi terpaksa aku rapatkan kakinya sehingga aku bisa menurunkan CD-nya sampai lutut. Tapi akibatnya aku jadi tidak bisa mengeksplorasi vagina Mama dengan leluasa karena kakinya kini merapat. Apakah aku harus melepas semuanya? Tentu akan lebih leluasa, tapi jika Mama sampai terbangun akan berbahaya karena aku tidak akan bisa dengan cepat memakaikannya kembali.</p>
<p>Berhubung nafsuku sudah memburu, maka aku putuskan untuk melepaskannya semua. Lalu aku rentangkan kakinya. Sekarang vagina Mama dapat terlihat dengan jelas. Tidak tahan lagi, langsung aku cium dan jilati vaginanya. Lebih jauh lagi, dengan kedua tangan kubuka bibir-bibir vaginanya dan aku jilati bagian dalamnya. Aku benar-benar semakin bernafsu, ingin rasanya aku telan vagina Mama. Tidak lama setelah aku jilati, vaginanya menjadi basah. Setelah puas mencium dan menjilati bagian vaginanya, penisku sudah tidak tahan untuk dimasukkan ke dalam vagina Mama. Aku kemudian berdiri untuk melepas celanaku. Lalu aku duduk lagi di antara kedua kaki Mama dan aku bentangkan kakinya lebih lebar.</p>
<p>Dengan mengambil posisi duduk dan kedua kakiku dibentangkan untuk menahan kedua kaki Mama, aku arahkan penisku ke lubang vaginanya. Tangan kananku membantu membuka lubang vagina Mama sementara aku dorong penisku perlahan. Aku rasakan penisku memasuki daerah yang basah, hangat dan menjepit. Tubuhku gemetar hebat karena nafsu yang mendesak. Setelah beberapa saat akhirnya seluruh penisku sudah berhasil masuk ke dalam vagina Mama dengan tidak terlalu sulit, mungkin karena Mama sudah melahirkan dua orang anak.</p>
<p>Mulailah kugoyangkan pinggulku maju mundur secara perlahan. Kurasakan kenikmatan dan sensasi yang luar biasa. Aku memutuskan untuk memuaskan nafsuku, apa pun yang terjadi. Semakin lama gerakanku semakin cepat. Dengan semakin bernafsu, aku peluk tubuh Mama dan mengulum dadanya, sementara penisku terus bergerak cepat menggosok vagina Mama. Aku sudah tidak peduli lagi apakah Mama akan terbangun atau tidak, biar pun terbangun aku akan terus menggoyangnya sampai aku puas.</p>
<p>Sungguh nikmat. Bahkan lebih nikmat daripada fantasiku selama ini. Setelah aku berjuang keras selama 6 menit, akhirnya aku sudah tidak tahan lagi hingga aku benamkan penisku dalam-dalam ke vagina Mama. Aku rasakan spermaku mengalir bersamaan dengan sensasi yang luar biasa. Seakan melayang sampai-sampai terasa sakit kepala. Aku biarkan penisku beberapa saat di dalam tubuh Mamaku.</p>
<p>Setelah cukup rileks, aku cabut penisku. Aku puas. Aku tidak menyesal. Aku kenakan kembali celanaku. Sebelum aku kenakan kembali CD-Mama, aku puaskan diri dengan meremas-remas vagina Mama. Setelah itu aku rapikan kembali daster Mama. Aku matikan TV dan naik menuju kamarku di atas. Aku langsung rebahan di atas kasurku. Walau aku merasa lelah tapi aku tidak bisa tidur membayangkan pengalaman ternikmat yang baru saja aku rasakan. Pengalaman seorang anak SD yang baru saja melakukan hubungan seks dengan Mamanya sendiri.</p>
<p>Membayangkan hal tersebut saja membuat nafsuku bangkit kembali. Aku berpikir untuk kembali melakukannya dengan Mama. Aku berjalan keluar kamar menuju ruang keluarga. Namun di depan kamar Shinta adikku, entah apa yang mengubah pikiranku. Aku berpikir, kalau Mama saja tidur sedemikian lelapnya maka tentu Shinta juga demikian. Apalagi selama ini Shinta kalau sudah tidur sulit sekali untuk dibangunkan.</p>
<p>Perlahan aku buka kamarnya dan aku lihat Shinta tertidur dengan menggunakan selimut. Aku masuk ke kamarnya dan aku tutup lagi pintunya. Seperti yang sudah aku lakukan dengan Mama, aku juga sudah bertekad akan menyetubuhi Shinta adikku sendiri. Walaupun ia bangun aku juga tidak akan peduli.</p>
<p>Lalu aku singkap selimutnya dan aku lepaskan dasternya serta tidak CD-nya. Sekarang Shinta sudah benar-benar bugil. Karena Shinta belum memiliki buah dada, sasaranku langsung ke vaginanya. Vaginanya sungguh mulus karena belum ditumbuhi rambut. Aku rentangkan kakinya lalu aku cium dan jilati vaginanya. Sekali-kali aku gigit perlahan. Lalu aku buka lebar-lebar bibir vaginanya dengan jariku dan kujilati bagian dalamnya.</p>
<p>Setelah puas menciumi vaginanya, aku bersiap untuk menghunjamkan penisku ke dalam vagina Shinta yang masih mulus. Aku rentangkan kakinya dan aku tempatkan melingkar di pinggangku. Aku ingin mengambil posisi yang memungkinkanku dapat menyetubuhi Shinta dengan leluasa.</p>
<p>Lalu kuarahkan penisku ke lubang vaginanya sementara kedua tanganku membantu membuka bibir vaginanya. Aku dorong perlahan namun ternyata tidak semudah aku melakukannya dengan Mama. Vagina Shinta begitu sempit, karena ia masih kecil (saat itu ia baru berusia 9 tahun) dan tentu saja masih perawan. Tapi itu bukan halangan bagiku. Aku terus mendorong penisku dan bagian kepala penisku akhirnya berhasil masuk. Namun untuk lebih jauh sangat sulit.</p>
<p>Nafsuku sudah memuncak tapi masih belum bisa masuk juga hingga membuatku kesal. Karena aku sudah bertekad, maka aku paksakan untuk mendorongnya hingga aku berhasil. Namun tiba-tiba saja Shinta merintih. Aku diam sejenak dan ternyata Shinta tidak bereaksi lebih jauh. Walaupun aku tidak peduli apakah Shinta akan tahu atau tidak, tetap saja akan lebih baik kalau Shinta tidak mengetahuinya.</p>
<p>Kemudian aku mulai menggoyang pinggulku, tetapi gerakanku tidak bisa selancar saat melakukannya dengan Mama, karena vagina Mama basah dan tidak terlalu sempit, sedangkan milik Shinta kering dan sempit. Aku terus menggesekan penisku di dalam tubuh Shinta semakin lama semakin cepat sambil memeluk tubuhnya. Ada perbedaan kenikmatan tersendiri antara vagina Mama dan Shinta. Karena vagina Shinta lebih sempit maka hanya dalam waktu 3 menit aku sudah mencapai orgasme.</p>
<p>Kubiarkan spermaku mengalir di dalam vagina Shinta. Aku tidak perlu khawatir karena aku tahu Shinta belum bisa hamil. Aku tekan penisku dalam-dalam dan aku peluk Shinta dengan erat. Setelah puas aku kenakan lagi pakaian Shinta baru aku kenakan pakaianku sendiri. Aku berjingkat kembali ke kamarku dan tertidur sampai keesokan paginya.</p>
<p>Pada pagi harinya aku agak khawatir jika ketahuan. Tapi sampai aku berangkat sekolah tidak ada yang mencurigakan dari sikap Mama maupun Shinta. Sejak saat itu aku selalu terbayang kenikmatan yang aku alami pada malam itu. Aku ingin mengulanginya. Dengan Mama kemungkinannya bisa dilakukan jika Papa tidak di rumah. Jadi akan lebih besar kesempatannya jika melakukannya dengan Shinta saja. Walaupun pada saat melakukannya, aku tidak peduli jika diketahui tetapi tetap akan lebih aman jika mereka tidak mengetahuinya. Maka hampir setiap malam, aku selalu bergerilya ke kamar Shinta. Namun aku hanya berhasil sampai tahap melucuti pakaiannya. Setiap kali penisku mulai masuk, Shinta selalu terbangun.</p>
<p>Empat bulan sejak pengalaman pertama, aku belum pernah lagi melakukan sex. Pada bulan kelima, aku masuk SMP dan pada pelajaran biologi aku mengenal suatu bahan kimia praktikum yang digunakan untuk membius. Saat itu aku langsung berpikir bahwa aku bisa menggunakannya bersetubuh dengan Shinta lagi.</p>
<p>Setelah pelajaran biologi, aku mengambil sebotol obat bius untuk dibawa ke rumah. Pada malam hari setelah semuanya tertidur, aku masuk ke kamar Shinta. Sebuah sapu tangan yang telah dilumuri obat bius aku tempatkan di hidung Shinta. Setelah beberapa saat, aku angkat sapu tangan tersebut dan mulai melucuti pakaian Shinta. Dan setelah aku melucuti seluruh pakaianku, aku naik ke ranjang Shinta dan duduk di antara kedua kakinya.</p>
<p>Aku mengambil posisi favoritku dengan menempatkan kedua kakinya melingkari pinggangku. Aku masukkan penisku ke vaginanya dengan perlahan sampai keseluruhan penisku masuk. Goyangan pinggulku mulai menggoyang tubuh Shinta. Aku memeluk tubuhnya dengan erat dan penisku bergerak keluar masuk dengan cepat. Karena aku yakin Shinta tidak akan terbangun maka aku bisa mengubah posisi sesukaku. Seperti sebelumnya, saat pada puncaknya aku biarkan spermaku tertumpah di dalam vaginanya.</p>
<p>Sejak saat itu hampir setiap hari aku menyetubuhi adikku, Shinta. Sesekali jika Papa sedang di luar kota, aku juga menyetubuhi Mama. Alangkah beruntungnya aku. Dengan ilmu pengetahuan, suatu hambatan ternyata dapat diselesaikan dengan mudah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/sex-mama-genit-penuh-nafsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;amalan bonda&#8221;</title>
		<link>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/amalan-bonda/</link>
		<comments>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/amalan-bonda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 15:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>info seks</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[amalan amalan bonda]]></category>
		<category><![CDATA[bonda sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceweklonte.info/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[amalan bonda saat melahirkan adalah sebagai berikut bos. silakan aja diliat dan dibaca beberapa amalan bonda anda saat melahirkan dan beranak pinak. yang jelas dilarang liat cewek lonte bugil dan telanjang ya bos Ada beberapa nih: * Membaca surat Al-waqiah tiap kamis-jumat * Membaca surat At-Tin di setiap sholat di malam hari * Makan sumsum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">amalan bonda saat melahirkan adalah sebagai berikut bos. silakan aja diliat dan dibaca beberapa amalan bonda anda saat melahirkan dan beranak pinak. yang jelas dilarang liat cewek lonte bugil dan telanjang ya bos <img src='http://ceweklonte.info/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa nih:</p>
<p style="text-align: justify;">* Membaca surat Al-waqiah tiap kamis-jumat<br />
* Membaca surat At-Tin di setiap sholat di malam hari<br />
* Makan sumsum di pagi hari<br />
* Membaca surat Al-fath sebelum sarapan</p>
<p style="text-align: justify;">melengkapi amalan umum yang sebelumnya:</p>
<p style="text-align: justify;">* Membaca surat Al-Qadr 50 kali setelah sholat shubuh<br />
* Saat si adek gerak-gerak, coba untuk pegang perut sambil membaca surat Al-Ikhlas<br />
* Membaca surat Al-anbiya biar si adek jadi orang yang sholeh/sholekhah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceweklonte.info/cerita-sex-dewasa/amalan-bonda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>


<!-- W3 Total Cache: Minify debug info:
Engine:             disk: basic
Theme:              f252c
Template:           archive
-->
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: ceweklonte.info @ 2012-02-05 17:25:23 -->

<!-- W3 Total Cache: Object Cache debug info:
Engine:             disk: basic
Caching:            enabled
Total calls:        465
Cache hits:         427
Cache misses:       38
Total time:         0.0198
W3TC Object Cache info:
    # |     Status      |     Source      | Data size (b) | Query time (s) | ID:Group
    1 |     cached      |   persistent    |             4 |         0.0022 | is_blog_installed:default
    2 |     cached      |   persistent    |           100 |         0.0003 | notoptions:options
    3 |     cached      |   persistent    |         36455 |         0.0004 | alloptions:options
    4 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
    5 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
    6 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
    7 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
    8 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
    9 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   10 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   11 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   12 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   13 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   14 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   15 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   16 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   17 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   18 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   19 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   20 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   21 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   22 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   23 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   24 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   25 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   26 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   27 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   28 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   29 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   30 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   31 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   32 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   33 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   34 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   35 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   36 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   37 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   38 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   39 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   40 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   41 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   42 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   43 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   44 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   45 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   46 |     cached      |    internal     |             4 |              0 | is_blog_installed:default
   47 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   48 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   49 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   50 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   51 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   52 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   53 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   54 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   55 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   56 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   57 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   58 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   59 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   60 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   61 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   62 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   63 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   64 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   65 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   66 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   67 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   68 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   69 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   70 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   71 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   72 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   73 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   74 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   75 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   76 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   77 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   78 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   79 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   80 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   81 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   82 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   83 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   84 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   85 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   86 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   87 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   88 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   89 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   90 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   91 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   92 |     cached      |   persistent    |            27 |         0.0002 | lastpostmodified:gmt:timeinfo
   93 |     cached      |   persistent    |            27 |         0.0001 | lastpostdate:gmt:timeinfo
   94 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   95 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   96 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   97 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
   98 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
   99 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  100 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  101 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  102 |     cached      |   persistent    |           268 |         0.0002 | 9:category
  103 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  104 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  105 |     cached      |    internal     |           268 |              0 | 9:category
  106 |     cached      |    internal     |           268 |              0 | 9:category
  107 |     cached      |    internal     |           268 |              0 | 9:category
  108 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  109 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  110 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  111 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  112 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  113 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  114 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  115 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  116 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  117 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  118 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  119 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  120 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  121 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  122 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  123 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  124 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  125 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  126 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  127 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  128 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  129 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  130 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  131 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  132 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  133 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  134 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  135 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  136 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  137 |     cached      |    internal     |            27 |              0 | lastpostmodified:gmt:timeinfo
  138 |     cached      |    internal     |            27 |              0 | lastpostdate:gmt:timeinfo
  139 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  140 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  141 |     cached      |   persistent    |           377 |         0.0002 | 1:users
  142 |     cached      |   persistent    |          1781 |         0.0002 | 1:user_meta
  143 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  144 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  145 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  146 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  147 |     cached      |   persistent    |           278 |         0.0002 | 145:category_relationships
  148 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  149 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  150 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  151 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  152 |     cached      |    internal     |           431 |         0.0011 | 145:category_relationships
  153 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  154 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  155 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 145:category_relationships
  156 |     cached      |   persistent    |           558 |         0.0002 | 145:post_tag_relationships
  157 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  158 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  159 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  160 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  161 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  162 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  163 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  164 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  165 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  166 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  167 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  168 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  169 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  170 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  171 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  172 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  173 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  174 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  175 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  176 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  177 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  178 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  179 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  180 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  181 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  182 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  183 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  184 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  185 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  186 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  187 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  188 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  189 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  190 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  191 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  192 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  193 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  194 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  195 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  196 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  197 |     cached      |   persistent    |          2988 |         0.0002 | 145:posts
  198 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  199 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  200 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 145:category_relationships
  201 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  202 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  203 |     cached      |    internal     |          2988 |              0 | 145:posts
  204 |     cached      |   persistent    |            90 |         0.0002 | 145:post_meta
  205 |     cached      |    internal     |            90 |              0 | 145:post_meta
  206 |     cached      |    internal     |           377 |              0 | 1:users
  207 |     cached      |    internal     |          1781 |              0 | 1:user_meta
  208 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  209 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  210 |     cached      |   persistent    |           278 |         0.0002 | 515:category_relationships
  211 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  212 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  213 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  214 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  215 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 515:category_relationships
  216 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  217 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  218 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 515:category_relationships
  219 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 515:post_tag_relationships
  220 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 402:post_tag
  221 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 403:post_tag
  222 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 515:post_tag_relationships
  223 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  224 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  225 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  226 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  227 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  228 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  229 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  230 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  231 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  232 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  233 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  234 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  235 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  236 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  237 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  238 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  239 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  240 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  241 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  242 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  243 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  244 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  245 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  246 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  247 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  248 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  249 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  250 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  251 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  252 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  253 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  254 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  255 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 515:posts
  256 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 515:posts
  257 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  258 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  259 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 515:category_relationships
  260 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  261 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  262 |     cached      |    internal     |          1720 |              0 | 515:posts
  263 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 515:post_meta
  264 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 515:post_meta
  265 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 515:post_meta
  266 |     cached      |    internal     |           127 |              0 | 515:post_meta
  267 |     cached      |    internal     |           377 |              0 | 1:users
  268 |     cached      |    internal     |          1781 |              0 | 1:user_meta
  269 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  270 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  271 |     cached      |   persistent    |           278 |         0.0002 | 503:category_relationships
  272 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  273 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  274 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  275 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  276 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 503:category_relationships
  277 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  278 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  279 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 503:category_relationships
  280 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 503:post_tag_relationships
  281 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 394:post_tag
  282 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 393:post_tag
  283 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 503:post_tag_relationships
  284 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  285 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  286 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  287 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  288 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  289 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  290 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  291 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  292 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  293 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  294 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  295 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  296 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  297 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  298 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  299 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  300 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 503:posts
  301 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 503:posts
  302 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  303 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  304 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 503:category_relationships
  305 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  306 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  307 |     cached      |    internal     |          1402 |              0 | 503:posts
  308 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 503:post_meta
  309 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 503:post_meta
  310 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 503:post_meta
  311 |     cached      |    internal     |           127 |              0 | 503:post_meta
  312 |     cached      |    internal     |           377 |              0 | 1:users
  313 |     cached      |    internal     |          1781 |              0 | 1:user_meta
  314 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  315 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  316 |     cached      |   persistent    |           278 |         0.0002 | 459:category_relationships
  317 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  318 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  319 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  320 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  321 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 459:category_relationships
  322 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  323 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  324 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 459:category_relationships
  325 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 459:post_tag_relationships
  326 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 369:post_tag
  327 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 368:post_tag
  328 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 146:post_tag
  329 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 459:post_tag_relationships
  330 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  331 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  332 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  333 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  334 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  335 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  336 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  337 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  338 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  339 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  340 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  341 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  342 |     cached      |    internal     |           100 |         0.0001 | notoptions:options
  343 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  344 |     cached      |    internal     |           100 |         0.0001 | notoptions:options
  345 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  346 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  347 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  348 |     cached      |   persistent    |         18902 |         0.0005 | 459:posts
  349 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  350 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  351 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 459:category_relationships
  352 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  353 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  354 |     cached      |    internal     |         18902 |              0 | 459:posts
  355 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 459:post_meta
  356 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 459:post_meta
  357 |   not cached    |    internal     |             0 |         0.0001 | 459:post_meta
  358 |     cached      |    internal     |           127 |              0 | 459:post_meta
  359 |     cached      |    internal     |           377 |              0 | 1:users
  360 |     cached      |    internal     |          1781 |              0 | 1:user_meta
  361 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  362 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  363 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 146:category_relationships
  364 |     cached      |    internal     |           268 |              0 | 9:category
  365 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 146:category_relationships
  366 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  367 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  368 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  369 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  370 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 146:category_relationships
  371 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  372 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  373 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 146:category_relationships
  374 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 146:post_tag_relationships
  375 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 175:post_tag
  376 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 174:post_tag
  377 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 173:post_tag
  378 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 146:post_tag_relationships
  379 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  380 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  381 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  382 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  383 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  384 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  385 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  386 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  387 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  388 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  389 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  390 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  391 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  392 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  393 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  394 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  395 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  396 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  397 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0002 | 146:posts
  398 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 146:posts
  399 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  400 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  401 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 146:category_relationships
  402 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  403 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  404 |     cached      |    internal     |         15178 |              0 | 146:posts
  405 |   not cached    |   persistent    |             0 |         0.0001 | 146:post_meta
  406 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 146:post_meta
  407 |   not cached    |    internal     |             0 |              0 | 146:post_meta
  408 |     cached      |    internal     |            90 |              0 | 146:post_meta
  409 |     cached      |    internal     |           377 |              0 | 1:users
  410 |     cached      |    internal     |          1781 |              0 | 1:user_meta
  411 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  412 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  413 |     cached      |   persistent    |           278 |         0.0002 | 30:category_relationships
  414 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  415 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  416 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  417 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  418 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 30:category_relationships
  419 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  420 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  421 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 30:category_relationships
  422 |     cached      |   persistent    |           540 |         0.0002 | 30:post_tag_relationships
  423 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  424 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  425 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  426 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  427 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  428 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  429 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  430 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  431 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  432 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  433 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  434 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  435 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  436 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  437 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  438 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  439 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  440 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  441 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  442 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  443 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  444 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  445 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  446 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  447 |     cached      |   persistent    |          1646 |         0.0002 | 30:posts
  448 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  449 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  450 |     cached      |    internal     |           431 |              0 | 30:category_relationships
  451 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  452 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  453 |     cached      |    internal     |          1646 |              0 | 30:posts
  454 |     cached      |   persistent    |            90 |         0.0002 | 30:post_meta
  455 |     cached      |    internal     |            90 |              0 | 30:post_meta
  456 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  457 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  458 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  459 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  460 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  461 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  462 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  463 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
  464 |     cached      |    internal     |           100 |              0 | notoptions:options
  465 |     cached      |    internal     |         36455 |              0 | alloptions:options
-->

<!-- W3 Total Cache: Db cache debug info:
Engine:             disk: basic
Total queries:      18
Cached queries:     1
Total query time:   0.0370
SQL info:
    # | Time (s) |    Caching (Reject reason)     |   Status   | Data size (b) | Query
    1 |   0.0024 |            enabled             | not cached |           685 | SELECT wp_term_taxonomy.term_id
					FROM wp_term_taxonomy
					INNER JOIN wp_terms USING (term_id)
					WHERE taxonomy = 'category'
					AND wp_terms.slug IN ('cerita-sex-dewasa')
    2 |   0.0011 |            enabled             | not cached |           632 | SELECT term_taxonomy_id
					FROM wp_term_taxonomy
					WHERE taxonomy = 'category'
					AND term_id IN (9)
    3 |   0.0012 |            enabled             | not cached |          3494 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id WHERE tt.taxonomy = 'category' AND t.slug = 'cerita-sex-dewasa' LIMIT 1
    4 |   0.0016 |  disabled (Query is rejected)  | not cached |             0 | SELECT SQL_CALC_FOUND_ROWS  wp_posts.* FROM wp_posts  INNER JOIN wp_term_relationships ON (wp_posts.ID = wp_term_relationships.object_id) WHERE 1=1  AND ( wp_term_relationships.term_taxonomy_id IN (9) ) AND wp_posts.post_type = 'post' AND (wp_posts.post_status = 'publish') GROUP BY wp_posts.ID ORDER BY wp_posts.post_date DESC LIMIT 0, 10
    5 |   0.0011 |  disabled (Query is rejected)  | not cached |             0 | SELECT FOUND_ROWS()
    6 |   0.0003 |            enabled             |   cached   |          3494 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id WHERE tt.taxonomy = 'category' AND t.slug = 'cerita-sex-dewasa' LIMIT 1
    7 |   0.0012 |            enabled             | not cached |          3926 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN wp_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('post_tag') AND tr.object_id IN (515) ORDER BY t.name ASC
    8 |    0.002 |            enabled             | not cached |          8845 | SELECT * FROM wp_posts WHERE ID = 515 LIMIT 1
    9 |   0.0009 |            enabled             | not cached |          1459 | SELECT post_id, meta_key, meta_value FROM wp_postmeta WHERE post_id IN (515)
   10 |   0.0012 |            enabled             | not cached |          3916 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN wp_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('post_tag') AND tr.object_id IN (503) ORDER BY t.name ASC
   11 |   0.0013 |            enabled             | not cached |          8527 | SELECT * FROM wp_posts WHERE ID = 503 LIMIT 1
   12 |   0.0012 |            enabled             | not cached |          1459 | SELECT post_id, meta_key, meta_value FROM wp_postmeta WHERE post_id IN (503)
   13 |   0.0011 |            enabled             | not cached |          4192 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN wp_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('post_tag') AND tr.object_id IN (459) ORDER BY t.name ASC
   14 |     0.01 |            enabled             | not cached |          1459 | SELECT post_id, meta_key, meta_value FROM wp_postmeta WHERE post_id IN (459)
   15 |   0.0063 |            enabled             | not cached |          3586 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN wp_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category') AND tr.object_id IN (146) ORDER BY t.name ASC
   16 |   0.0021 |            enabled             | not cached |          4156 | SELECT t.*, tt.* FROM wp_terms AS t INNER JOIN wp_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN wp_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('post_tag') AND tr.object_id IN (146) ORDER BY t.name ASC
   17 |   0.0006 |            enabled             | not cached |         22305 | SELECT * FROM wp_posts WHERE ID = 146 LIMIT 1
   18 |   0.0016 |            enabled             | not cached |          1352 | SELECT post_id, meta_key, meta_value FROM wp_postmeta WHERE post_id IN (146)
-->

<!-- W3 Total Cache: Page cache debug info:
Engine:             disk: enhanced
Cache key:          category/cerita-sex-dewasa/feed/_index.xml_gzip
Caching:            enabled
Status:             not cached
Creation Time:      0.628s
Header info:
X-Pingback:         http://ceweklonte.info/xmlrpc.php
ETag:               "b13cfcf2dd49251983fab0cc2f0817a9"
Content-Type:       text/xml; charset=UTF-8
Last-Modified:      Sun, 05 Feb 2012 10:25:23 GMT
Vary:               Accept-Encoding, Cookie
X-Powered-By:       W3 Total Cache/0.9.2.4
Content-Encoding:   gzip
-->
